Apakah Mata Buram Tiba-Tiba Perlu ke Spesialis Mata

Apakah Mata Buram Tiba-Tiba Perlu ke Spesialis Mata?

  • DokterIN Team
  • 6 menit baca
  • Ditinjau oleh dr. Dyah Novita Anggraini, CBS, CIMI

Apakah Mata Buram Tiba-Tiba Perlu ke Spesialis Mata – Mata buram tiba-tiba dapat membuat seseorang merasa khawatir, terutama jika sebelumnya penglihatan normal. Kondisi ini dapat terjadi pada satu atau kedua mata dan tingkat keparahannya bisa berbeda.

Mata buram bukan selalu tanda gangguan serius, tetapi perubahan penglihatan yang muncul secara mendadak perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan masalah pada kornea, lensa, retina, saraf mata, maupun permukaan mata. Lantas, apa saja penyebab mata buram tiba-tiba dan kapan kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter spesialis mata? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa Penyebab Mata Buram Tiba-Tiba?

Ada berbagai kondisi mata yang dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram secara mendadak. Beberapa di antaranya relatif ringan, tetapi sebagian membutuhkan pemeriksaan dan penanganan segera untuk mencegah gangguan penglihatan yang lebih berat. Berikut beberapa penyebab yang berkaitan langsung dengan kesehatan mata.

1. Mata Kering

Mata kering terjadi ketika mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup dari air mata. Kondisi ini dapat membuat permukaan mata terasa tidak nyaman dan menyebabkan penglihatan buram. Penggunaan layar dalam waktu lama, penggunaan lensa kontak, lingkungan yang kering, serta produksi air mata yang berkurang dapat berkontribusi terhadap mata kering.

Penglihatan buram akibat mata kering terkadang dapat membaik setelah berkedip atau menggunakan air mata buatan. Namun, jika keluhan sering berulang atau tidak membaik, pemeriksaan dokter mata diperlukan untuk mencari penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.

2. Abrasi atau Infeksi Kornea

Kornea merupakan lapisan bening di bagian depan mata yang berperan penting dalam memfokuskan cahaya. Goresan atau abrasi pada kornea dapat menyebabkan mata buram, nyeri, berair, dan sensitif terhadap cahaya. Infeksi pada kornea juga dapat mengganggu kejernihan penglihatan.

Kondisi seperti ini perlu diperhatikan terutama jika terjadi setelah mata terkena benda asing, mengalami cedera, atau pada pengguna lensa kontak. Infeksi dan cedera pada kornea dapat membutuhkan penanganan medis agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

3. Katarak

Katarak terjadi ketika lensa mata menjadi keruh sehingga cahaya tidak dapat masuk dengan optimal. Penglihatan dapat terlihat buram atau berkabut dan warna dapat tampak lebih pudar. Beberapa orang juga mengalami lingkaran cahaya atau halo di sekitar sumber cahaya, terutama pada malam hari.

Katarak umumnya berkembang secara bertahap, tetapi seseorang mungkin baru menyadari gangguan penglihatannya ketika kondisi sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Dokter spesialis mata dapat menilai kondisi lensa dan menentukan apakah perlu dilakukan tindakan lebih lanjut.

4. Glaukoma

Glaukoma merupakan kelompok penyakit yang dapat merusak saraf optik. Beberapa jenis glaukoma berkembang perlahan dan pada tahap awal mungkin tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Namun, glaukoma sudut tertutup akut dapat muncul secara tiba-tiba dan menyebabkan penglihatan buram, nyeri mata berat, mata merah, melihat halo di sekitar cahaya, sakit kepala, mual, atau muntah.

Serangan glaukoma akut merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan segera karena tekanan di dalam mata dapat meningkat dan berisiko menyebabkan kerusakan penglihatan.

5. Ablasi Retina

Ablasi atau retinal detachment terjadi ketika retina terlepas dari posisi normalnya di bagian belakang mata. Kondisi ini dapat menyebabkan penglihatan buram atau hilang sebagian. Gejalanya juga dapat berupa munculnya banyak titik atau garis bergelombang (floaters) pada pandangan secara tiba-tiba, kilatan cahaya, atau bayangan seperti tirai yang menutupi sebagian bidang penglihatan.

Ablasi retina termasuk kondisi mata yang membutuhkan evaluasi dan penanganan segera. Tanpa penanganan yang tepat, bagian penglihatan yang terdampak dapat mengalami kerusakan permanen.

6. Masalah pada Retina dan Saraf Mata

Gangguan pada retina atau saraf optik juga dapat menyebabkan perubahan penglihatan secara mendadak. Misalnya, peradangan pada saraf optik atau kondisi retina tertentu dapat membuat penglihatan berkurang atau tampak buram. Karena penyebabnya beragam, pemeriksaan mata diperlukan untuk mengetahui bagian mata yang mengalami gangguan.

Pada orang dengan diabetes, misalnya, perubahan pada retina seperti diabetic retinopathy atau macular edema juga dapat memengaruhi ketajaman penglihatan.

Kapan Mata Buram Tiba-Tiba Perlu ke Spesialis Mata?

Jika mata buram muncul tiba-tiba, terutama tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya jangan mengabaikannya. Pemeriksaan oleh dokter spesialis mata dapat membantu mengetahui apakah perubahan penglihatan berasal dari permukaan mata, kornea, lensa, retina, atau saraf optik.

Segera cari pertolongan medis apabila mata buram disertai penurunan penglihatan yang mendadak atau hampir kehilangan penglihatan. Kondisi ini membutuhkan evaluasi segera karena beberapa penyebab dapat menyebabkan kerusakan penglihatan permanen jika terlambat ditangani.

Perhatian khusus juga diperlukan jika mata buram disertai nyeri mata yang berat, mata merah, melihat kilatan cahaya, banyak floaters baru, bayangan atau tirai gelap pada penglihatan, serta gangguan penglihatan yang semakin memburuk. Kombinasi gejala tersebut dapat mengarah pada kondisi seperti glaukoma akut, gangguan retina, atau masalah kornea yang membutuhkan penanganan segera.

Sementara itu, jika penglihatan buram berulang tetapi tidak disertai gejala darurat, tetap disarankan membuat janji dengan dokter spesialis mata, terutama jika keluhan mulai mengganggu aktivitas seperti membaca, bekerja, berkendara, atau melihat objek dari jarak tertentu. Pemeriksaan dapat membantu menemukan penyebab dan menentukan apakah pasien membutuhkan obat, lensa korektif, tindakan tertentu, atau pemantauan rutin.

Apa yang Dilakukan Dokter Spesialis Mata?

Saat memeriksa mata buram, dokter akan mencari penyebab berdasarkan keluhan dan kondisi mata. Pemeriksaan dapat mencakup pemeriksaan ketajaman penglihatan serta evaluasi berbagai bagian mata. Jika diperlukan, dokter dapat melakukan pemeriksaan tambahan untuk melihat kondisi kornea, lensa, retina, atau saraf optik secara lebih detail.

Penanganannya kemudian disesuaikan dengan penyebab. Mata kering dapat membutuhkan terapi untuk meningkatkan kelembapan mata, sedangkan infeksi atau masalah kornea mungkin membutuhkan obat tertentu. Kondisi seperti katarak, glaukoma, atau gangguan retina dapat memerlukan penanganan yang berbeda sesuai tingkat keparahannya.

Kesimpulan

Mata buram tiba-tiba perlu diperhatikan, terutama jika muncul tanpa penyebab yang jelas atau disertai gejala lain. Penyebabnya dapat berasal dari mata kering, abrasi atau infeksi kornea, katarak, glaukoma, gangguan retina, hingga masalah pada saraf optik. Jika mata buram disertai penurunan penglihatan mendadak, nyeri berat, kilatan cahaya, banyak floaters, atau bayangan seperti tirai, segera cari pertolongan medis. Untuk keluhan yang berulang atau menetap, pemeriksaan ke dokter spesialis mata dapat membantu menemukan penyebab dan menentukan penanganan yang tepat.

Aplikasi DokterIN untuk Layanan Kesehatan di Mana Saja

Punya pertanyaan tentang kesehatan mata dan ingin segera konsultasi dengan dokter spesialis mata tanpa harus menunggu lama? Install aplikasi DokterIN sekarang yang menyediakan layanan telekonsultasi dengan dokter umum hingga spesialis, serta tebus dan beli obat dalam satu aplikasi. DokterIN hadir sebagai solusi kesehatan digital yang praktis dan terpercaya. Anda juga bisa menambahkan asuransi untuk proses pembayaran yang lebih mudah. Coba DokterIN sekarang!

Referensi:

  • https://www.healthline.com/health/eye-health/sudden-blurred-vision.
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cataracts/symptoms-causes/syc-20353790.
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/retinal-detachment/symptoms-causes/syc-20351344.