{"id":335,"date":"2026-10-06T00:00:00","date_gmt":"2026-10-05T17:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/192.168.122.102:8081\/?p=335"},"modified":"2026-10-06T15:43:08","modified_gmt":"2026-10-06T08:43:08","slug":"rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/","title":{"rendered":"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penyebab Rambut Rontok<\/strong> &#8211; Rambut rontok sebenarnya merupakan hal yang normal, karena setiap orang kehilangan sejumlah rambut setiap hari sebagai bagian dari siklus pertumbuhan rambut. Namun, jika rambut yang rontok semakin banyak, rambut terlihat menipis, garis rambut mulai mundur, atau muncul area kepala yang botak, kondisi tersebut perlu diperhatikan. Kerontokan rambut dapat muncul secara perlahan maupun tiba-tiba, tergantung pada penyebabnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika rambut rontok terjadi terus-menerus, muncul secara tiba-tiba, atau disertai keluhan pada kulit kepala seperti gatal, kemerahan, nyeri, atau luka, sebaiknya konsultasikan dengan dermatolog. Mengetahui penyebab rambut rontok sejak awal dapat membantu menentukan penanganan yang tepat. Lantas, apa saja penyebab rambut rontok yang paling umum? Simak penjelasannya berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyebab Rambut Rontok<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Faktor Genetik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu penyebab rambut rontok yang paling umum adalah faktor genetik atau keturunan. Kondisi ini dikenal sebagai <em>androgenetic alopecia<\/em> dan dapat terjadi pada pria maupun wanita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada pria, kerontokan biasanya terlihat dari garis rambut yang semakin mundur atau munculnya area yang menipis di bagian atas kepala. Sementara pada wanita, rambut umumnya menipis secara perlahan dan belahan rambut dapat terlihat semakin lebar. Kondisi ini terjadi karena faktor genetik dapat membuat folikel rambut menjadi lebih kecil sehingga kemampuan rambut untuk tumbuh secara optimal ikut menurun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Bertambahnya Usia<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Usia juga menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan rambut semakin menipis. Seiring bertambahnya usia, pertumbuhan rambut secara alami melambat. Beberapa folikel rambut juga dapat berhenti menghasilkan rambut sehingga kepadatan rambut di kulit kepala berkurang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena proses ini merupakan bagian dari perubahan tubuh seiring bertambahnya usia, rambut yang sebelumnya tebal dapat terlihat lebih tipis atau tidak sepadat sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Stres dan Peristiwa yang Membebani Tubuh<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Stres fisik maupun emosional dapat menjadi penyebab rambut rontok. Kerontokan biasanya tidak selalu terjadi saat seseorang sedang mengalami stres, tetapi dapat muncul beberapa bulan setelah tubuh mengalami tekanan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi seperti demam tinggi, sakit berat, operasi, penurunan berat badan secara drastis, atau melahirkan dapat memicu kerontokan berlebihan yang disebut <em>telogen effluvium<\/em>. Pada banyak kasus, kondisi ini bersifat sementara dan rambut dapat kembali tumbuh setelah tubuh pulih.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Perubahan Hormon<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan hormon juga dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut. Pada wanita, kerontokan dapat terjadi setelah melahirkan, saat <em>menopause<\/em>, atau akibat kondisi tertentu yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu contohnya adalah <em>polycystic ovary syndrome<\/em> (PCOS) yang dapat menyebabkan perubahan hormonal dan berhubungan dengan penipisan rambut. Perubahan hormon juga dapat terjadi setelah menghentikan jenis kontrasepsi tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Kekurangan Nutrisi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asupan nutrisi yang tidak mencukupi juga termasuk penyebab rambut rontok. Tubuh membutuhkan berbagai nutrisi untuk mendukung pertumbuhan rambut, termasuk zat besi, protein, zinc, dan biotin.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kekurangan salah satu nutrisi tersebut dapat menyebabkan kerontokan yang lebih terlihat. Kondisi ini dapat terjadi akibat pola makan yang tidak seimbang, pembatasan makanan yang terlalu ketat, atau penurunan berat badan secara drastis. Kekurangan nutrisi seperti zat besi, vitamin, dan protein dapat berhubungan dengan kerontokan rambut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, mengonsumsi suplemen rambut tanpa mengetahui apakah tubuh benar-benar mengalami kekurangan nutrisi bukan selalu pilihan yang tepat. Konsumsi beberapa nutrisi secara berlebihan justru dapat memperburuk kerontokan rambut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Masalah pada Kelenjar Tiroid<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gangguan pada kelenjar tiroid dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh, termasuk siklus pertumbuhan rambut. Baik tiroid yang terlalu aktif maupun kurang aktif dapat dikaitkan dengan penipisan rambut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada beberapa orang, rambut dapat terlihat semakin tipis secara keseluruhan atau bahkan rontok dalam jumlah banyak ketika disisir. Jika gangguan tiroid menjadi penyebabnya, menangani kondisi tersebut dapat membantu mengatasi kerontokan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Gaya Rambut yang Terlalu Ketat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebiasaan mengikat atau menarik rambut terlalu kencang juga dapat menjadi penyebab rambut rontok. <em>Ponytail<\/em>, kepang, <em>extensions<\/em>, atau gaya rambut lain yang memberikan tarikan terus-menerus pada akar rambut dapat menyebabkan <em>traction alopecia<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika kebiasaan tersebut berlangsung dalam waktu lama, kerusakan pada folikel rambut dapat menjadi permanen. Karena itu, penting memberikan waktu bagi kulit kepala dan rambut untuk beristirahat dari gaya rambut yang memberikan tekanan berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Perawatan Rambut yang Merusak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penggunaan bahan kimia dan proses <em>styling<\/em> tertentu juga dapat berkontribusi terhadap masalah rambut. Pewarnaan, <em>bleaching<\/em>, <em>perm<\/em>, serta perawatan kimia lainnya dapat membuat batang rambut menjadi lebih rapuh sehingga lebih mudah patah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, penggunaan alat <em>styling<\/em> dengan panas berlebihan atau menyisir rambut terlalu keras dapat menyebabkan kerusakan rambut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Penyakit Autoimun dan Kondisi Kulit Kepala<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerontokan rambut juga dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, termasuk <em>alopecia areata<\/em>. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut sehingga rambut dapat rontok dan membentuk area botak berbentuk bulat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, infeksi jamur pada kulit kepala juga dapat menyebabkan kerontokan. Biasanya kondisi tersebut dapat disertai tanda lain seperti kulit kepala bersisik, gatal, luka, atau kemerahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>10. Obat dan Perawatan Medis Tertentu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa obat dan perawatan medis juga dapat menjadi penyebab rambut rontok. Kemoterapi merupakan salah satu contoh yang paling dikenal karena dapat menyebabkan kerontokan rambut yang cukup cepat. Obat tertentu lainnya juga dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kerontokan akibat obat tidak selalu bersifat permanen. Namun, jika Anda mencurigai obat tertentu sebagai penyebab rambut rontok, jangan menghentikan penggunaannya sendiri. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui pilihan yang paling aman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penyebab rambut rontok sangat beragam, mulai dari faktor genetik, usia, stres, perubahan hormon, kekurangan nutrisi, gangguan tiroid, hingga kebiasaan merawat rambut dan kondisi medis tertentu. Karena setiap penyebab membutuhkan pendekatan yang berbeda, mengetahui sumber masalahnya merupakan langkah penting sebelum menentukan perawatan. Jika Anda mengalami kerontokan yang semakin banyak atau berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dermatolog untuk mendapatkan pemeriksaan yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Coba Telekonsultasi Bersama DokterIN<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ingin konsultasi praktis dengan dokter tanpa mengantre panjang di rumah sakit atau klinik? Coba <a href=\"https:\/\/wa.me\/+628112609168?text=Hai%20DokterIN\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/wa.me\/+628112609168?text=Hai%20DokterIN\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">DokterIN<\/a> sekarang yang menyediakan <a href=\"https:\/\/dokterin.co.id\/platform#konsultasi-via-wa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">layanan telekonsultasi<\/a> dengan dokter umum hingga spesialis, serta tebus dan beli obat dalam satu aplikasi. DokterIN hadir sebagai solusi kesehatan digital yang praktis dan terpercaya. Anda juga bisa menambahkan asuransi untuk proses pembayaran yang lebih mudah. Coba DokterIN sekarang!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=co.id.dokterin.android\" target=\"_blank\" rel=\" noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"217\" height=\"70\" src=\"http:\/\/192.168.122.102:8081\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-328\"\/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/dokterin-chat-obat-asuransi\/id6751930627\" target=\"_blank\" rel=\" noopener\"><img decoding=\"async\" width=\"222\" height=\"70\" src=\"http:\/\/192.168.122.102:8081\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/image-2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-330\"\/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>https:\/\/my.clevelandclinic.org\/health\/diseases\/21753-hair-loss.<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/hair-loss\/symptoms-causes\/syc-20372926.<\/li>\n\n\n\n<li>https:\/\/www.ncoa.org\/article\/age-related-hair-loss-explained-a-guide-for-older-adults.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyebab Rambut Rontok &#8211; Rambut rontok sebenarnya merupakan hal yang normal, karena setiap orang kehilangan sejumlah rambut setiap hari sebagai bagian dari siklus pertumbuhan rambut. Namun, jika rambut yang rontok semakin banyak, rambut terlihat menipis, garis rambut mulai mundur, atau muncul area kepala yang botak, kondisi tersebut perlu diperhatikan. Kerontokan rambut dapat muncul secara perlahan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":336,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_dps_reviewed_by":"dr. Dyah Novita Anggraini, CBS, CIMI","_dps_reviewed_by_url":"","_dps_reviewed_by_new_tab":true,"footnotes":""},"categories":[122],"tags":[],"class_list":["post-335","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesehatan-rambut"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! - DokterIN<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Artikel ini akan membahas Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak selengkapnya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! - DokterIN\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Artikel ini akan membahas Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak selengkapnya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel - DokterIN\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-05T17:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-06T08:43:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"902\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"DokterIN Team\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"DokterIN Team\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"DokterIN Team\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5eb44beb229f98912e897615a0b59357\"},\"headline\":\"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui!\",\"datePublished\":\"2026-10-05T17:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-06T08:43:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/\"},\"wordCount\":951,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp\",\"articleSection\":[\"Kesehatan Rambut\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/\",\"name\":\"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! - DokterIN\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp\",\"datePublished\":\"2026-10-05T17:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-06T08:43:08+00:00\",\"description\":\"Artikel ini akan membahas Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak selengkapnya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp\",\"width\":1200,\"height\":902,\"caption\":\"Penyebab Rambut Rontok\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/kesehatan-rambut\\\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/\",\"name\":\"DokterIN - Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi\",\"description\":\"Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#organization\"},\"alternateName\":\"DokterIN\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#organization\",\"name\":\"DokterIN - Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/dokterin-logo.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/dokterin-logo.svg\",\"width\":112,\"height\":36,\"caption\":\"DokterIN - Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/dokterin.app\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/5eb44beb229f98912e897615a0b59357\",\"name\":\"DokterIN Team\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1ddbc4cb57f61325303d84419aa5837c71dafcbd3005b79d96adddaf5a328a58?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1ddbc4cb57f61325303d84419aa5837c71dafcbd3005b79d96adddaf5a328a58?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/1ddbc4cb57f61325303d84419aa5837c71dafcbd3005b79d96adddaf5a328a58?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"DokterIN Team\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/www.dokterin.co.id\\\/artikel\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! - DokterIN","description":"Artikel ini akan membahas Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak selengkapnya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! - DokterIN","og_description":"Artikel ini akan membahas Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak selengkapnya di sini.","og_url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/","og_site_name":"Artikel - DokterIN","article_published_time":"2026-10-05T17:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-10-06T08:43:08+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":902,"url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp","type":"image\/webp"}],"author":"DokterIN Team","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"DokterIN Team","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/"},"author":{"name":"DokterIN Team","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5eb44beb229f98912e897615a0b59357"},"headline":"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui!","datePublished":"2026-10-05T17:00:00+00:00","dateModified":"2026-10-06T08:43:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/"},"wordCount":951,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp","articleSection":["Kesehatan Rambut"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/","url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/","name":"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! - DokterIN","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp","datePublished":"2026-10-05T17:00:00+00:00","dateModified":"2026-10-06T08:43:08+00:00","description":"Artikel ini akan membahas Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui! yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak selengkapnya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp","contentUrl":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Penyebab-Rambut-Rontok.webp","width":1200,"height":902,"caption":"Penyebab Rambut Rontok"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/kesehatan-rambut\/rambut-rontok-parah-ini-dia-penyebabnya-yang-harus-diketahui\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Rambut Rontok Parah? Ini Dia Penyebabnya yang Harus Diketahui!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/","name":"DokterIN - Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi","description":"Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi","publisher":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#organization"},"alternateName":"DokterIN","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#organization","name":"DokterIN - Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi","url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dokterin-logo.svg","contentUrl":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/dokterin-logo.svg","width":112,"height":36,"caption":"DokterIN - Konsultasi Medis dan Pesan Obat dengan Asuransi"},"image":{"@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/dokterin.app\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5eb44beb229f98912e897615a0b59357","name":"DokterIN Team","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ddbc4cb57f61325303d84419aa5837c71dafcbd3005b79d96adddaf5a328a58?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ddbc4cb57f61325303d84419aa5837c71dafcbd3005b79d96adddaf5a328a58?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/1ddbc4cb57f61325303d84419aa5837c71dafcbd3005b79d96adddaf5a328a58?s=96&d=mm&r=g","caption":"DokterIN Team"},"url":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/335","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=335"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/335\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":337,"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/335\/revisions\/337"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=335"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=335"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dokterin.co.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=335"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}